Fa’il ( Pelaku )

16 Maret 2012 pukul 5:54 am | Ditulis dalam Nahwu, semua | Tinggalkan komentar

Contoh :

1. Burung itu terbang

2. Kuda itu berlari

3. Seorang anak bermain

4. ikan itu mengapungg

5. Nyamuk itu meenggigit

6 Seorang anak perempauan sedang makan.

 

Pembahasan:

 

contoh-contoh di atas semuanya adalah kalimat. Setiap kalimat itu tersusun dari fi’il dan isim. Jika kita membahas 3 contoh pertama, akan kita dapati bahwa yang terbang adalah burung, yang lewat adalah kuda, dan yang bermain adalah seorang anak.

Maka burung adalah yang melakukan pekerjaan terbang, kuda yang melakukan pekerjaan lari, dan dan seorang anak adalah yang melakukan pekerjaan bermain. Setiap isim ini disebut fa’il (predikat) begitupun untuk contoh sisanya.

Jika kita lihat pada contoh di atas, kita mendapati bahwa kalimat tersebut didahului oleh fi’il, dan kita dapati akhir dari kata fa’il nya dirafa’kan (dalam makna sederhananya, didhammahkan).

KAIDAH

Fa’il adalah isim yang dirafa’kan yang didahului oleh kata kerja (fi’il) dan menunjuk kepada yang melakukan perbuatan.

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: